Selasa, Desember 23, 2025
Google search engine
BerandaBeritaJaringan Indosat Siaga Nataru, Antisipasi Cuaca Ekstrem hingga Bencana Alam

Jaringan Indosat Siaga Nataru, Antisipasi Cuaca Ekstrem hingga Bencana Alam

Siberbanten.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Outer Jakarta mengonfirmasi kesiapan penuh jaringan telekomunikasi dalam menghadapi lonjakan trafik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, di tengah ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana alam.

Kondisi geografis sejumlah wilayah di Jawa Barat yang rawan banjir dan longsor menjadi perhatian serius perusahaan.

Pengalaman gangguan jaringan akibat bencana sebelumnya dijadikan pembelajaran penting untuk memperkuat mitigasi ke depan.

SPV Head of Region Outer Jakarta Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Dana, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan strategi khusus, termasuk kolaborasi dengan warga lokal guna menjaga keberlangsungan operasional jaringan saat terjadi kondisi darurat.

“Wilayah Jawa Barat cukup sensitif terhadap bencana, apalagi saat Nataru. Dari kejadian longsor dan banjir di Sukabumi awal Desember lalu, kami belajar banyak. Saat itu akses fiber optic terputus dan listrik padam. Dari situ kami berinisiatif bekerja sama dengan warga setempat, termasuk penitipan solar dan dukungan logistik lainnya,” ujar Eric saat ditemui di UMN Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Senin (22/12/2025).

Selain menggandeng masyarakat sekitar, IOH juga memperkuat sistem cadangan daya di berbagai titik jaringan.

Langkah ini dilakukan agar layanan komunikasi tetap stabil meskipun terjadi pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem.

VP Head of Technology Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Andri Aryo Tejo, menegaskan kesiapan tersebut sudah dipersiapkan sejak jauh hari, terutama untuk wilayah Outer Jabodetabek yang kerap terdampak cuaca buruk.

“Kami sudah menyiapkan power back up system. Secara standar baterai mampu bertahan sekitar empat jam, kemudian otomatis beralih ke genset. Ada genset permanen maupun portabel. Bahkan jumlah tim lapangan kami tambahkan sekitar 15 persen untuk menghadapi musim hujan hingga Februari,” jelas Andri.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Indosat berharap masyarakat tetap dapat menikmati layanan komunikasi yang andal selama momen libur akhir tahun, meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem dan potensi bencana alam.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments