Siberbanten.id – Polda Banten mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang berpotensi tidak menentu di sejumlah wilayah Provinsi Banten. Imbauan ini disampaikan berdasarkan pembaruan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten per Jumat (09/01).
Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan bahwa pada pagi hari cuaca di sebagian wilayah Banten diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan. Beberapa daerah yang berpotensi diguyur hujan antara lain Labuan, Mandalawangi, Pandeglang, Carita, Cikeusik, Panimbang, hingga wilayah Kota Serang dan Cilegon.
Memasuki siang hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat. BMKG memprakirakan kondisi berawan hingga hujan ringan, bahkan hujan sedang di sejumlah wilayah seperti Cibaliung, Munjul, Patia, Cikedal, Sindangresmi, Leuwidamar, Banjarsari, Cirinten, dan sekitarnya.
“Pada siang hari terdapat potensi hujan sedang di beberapa wilayah, sehingga masyarakat diminta lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan,” ujar Kombes Pol Maruli.
Sementara pada malam hari, cuaca diprediksi kembali berawan dengan kemungkinan hujan ringan yang meluas, termasuk di wilayah Gunung Kencana, Bayah, Malingping, Bojongmanik, Panimbang, hingga wilayah pesisir seperti Anyer dan Kronjo.
BMKG juga mencatat suhu udara di Banten berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 60 hingga 95 persen. Arah angin umumnya bertiup dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan mencapai 40 kilometer per jam.
Tak hanya itu, peringatan dini turut dikeluarkan terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak bagian Tengah dan Barat, serta Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Tengah. Masyarakat di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan juga diimbau mewaspadai potensi angin kencang.
Bagi masyarakat pesisir, BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,50 meter atau kategori sedang di wilayah Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.
Menanggapi kondisi tersebut, Polda Banten mengajak masyarakat untuk tetap siaga, terutama yang berada di daerah rawan banjir, longsor, serta pohon tumbang. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir dan memastikan instalasi listrik di lingkungan masing-masing dalam kondisi aman.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polda Banten memastikan layanan Call Center 110 tetap aktif selama 24 jam. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kondisi darurat maupun potensi bencana alam.
“Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan profesional kepada masyarakat. Setiap laporan akan segera ditindaklanjuti,” pungkas Kombes Pol Maruli.


