Siberbanten.id – Nilai gotong royong telah lama menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Budaya saling membantu ini membuat berbagai persoalan terasa lebih ringan ketika dikerjakan bersama.
Kini, semangat luhur tersebut tidak hanya hidup di dunia nyata, tetapi juga menjelma dalam bentuk inovasi digital.
Adalah Aplikasi Bantu Cari, sebuah platform berbasis teknologi yang mengadaptasi konsep gotong royong ke dalam kolaborasi daring.
Aplikasi ini dirancang untuk membantu masyarakat mencari barang hilang, hewan peliharaan yang hilang, hingga orang hilang dengan melibatkan partisipasi banyak pihak dalam satu ekosistem digital.
CEO Aplikasi Bantu Cari, Muhammad Arbani, menjelaskan bahwa kehadiran aplikasi ini bukan sekadar solusi teknis, melainkan upaya menghidupkan kembali semangat kebersamaan di era modern.
“Bantu Cari dibangun dengan semangat gotong royong, bukan semata soal uang. Ini adalah 100 persen karya anak bangsa yang mengajak masyarakat saling membantu dalam satu platform. Bahkan, pencari dapat memberikan imbalan sebagai bentuk apresiasi atau terima kasih,” ujar Arbani.
Menurutnya, Bantu Cari memiliki beragam fitur yang dirancang untuk mendorong solidaritas antar pengguna.
Salah satunya adalah fitur peringkat (rank) yang memacu partisipasi aktif sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial.
“Fitur rank ini kami hadirkan agar pengguna semakin termotivasi membantu sesama dalam proses pencarian,” jelasnya.
Arbani juga menilai kondisi ekosistem digital Indonesia saat ini sangat mendukung pengembangan aplikasi berbasis kolaborasi sosial.
Tingginya penetrasi ponsel pintar menjadi modal besar untuk membangun jejaring gotong royong versi digital.
“Hampir seluruh masyarakat sudah memiliki smartphone. Ini memudahkan komunikasi dan kerja sama antar pengguna, yang menjadi fondasi utama Bantu Cari,” katanya.
Ke depan, Bantu Cari tidak berhenti pada pengembangan teknologi semata. Aplikasi ini juga berencana menjalin kolaborasi strategis lintas sektor, mulai dari kepolisian, rumah sakit, shelter hewan, hingga komunitas relawan.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan,” ungkap Arbani.
Lebih dari sekadar aplikasi, Bantu Cari menjadi bukti bahwa anak muda Indonesia mampu menghadirkan inovasi berdampak sosial.
Arbani menegaskan, karya ini lahir dari tekad untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Aplikasi Bantu Cari saya buat untuk membuktikan bahwa pemuda Indonesia mampu menciptakan solusi digital yang berguna bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya.


