Senin, Desember 15, 2025
Google search engine
BerandaBantenTangani Lebih dari 5 Pekerjaan, PT.Cahaya Kinta Mani Diduga Bermasalah

Tangani Lebih dari 5 Pekerjaan, PT.Cahaya Kinta Mani Diduga Bermasalah

Siberbanten.id – Kontraktor pengerjaan proyek turap kali Serua segmen Vila Bintaro Regency, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), PT.Cahaya Kinta Mani diduga bermasalah.

Pasalnya, perusahaan tersebut dalam waktu yang sama telah menghandle sebanyak 5 pekat pekerjaan yang tersebar di wilayah Bekasi. Sedangka di Kota Tangsel 1 paket. Dengan begitu totalnya 6 paket. Hal itu berdasarkan data dari website onestopprogress.com.

Bidang Pengawasan Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Tangsel, Buyung Rafli mengatakan, pada saat perusahaan konstruksi kelas kecil seperti halnya PT.Cahaya Kinta Mani menangani lebih dari 5 paket pekerjaan, berarti perusahaan tersebut sudah maladministrasi.

“Ini (perusahaan) udah ngga bener karena sudah melebihi batas Sisa Kemampuan Paket (SKP) paket artinya perusahaan itu kan sudah melakukan monopoli. Aturannya tidak diperbolehkan,” ujar Buyung saat dikonfirmasi, Selasa (10/10/2023).

Akibatnya, kontraktor yang menangani banyak proyek dipastikan hasilnya tidak akan maksimal, seperti halnya pekerjaan turap kali Serua yang ditangani PT.Cahaya Kinta Mani.

“Di paket Turap Kali Serua ini kan sampai memakan korban jiwa. Selain memang kontraktornya yang bermasalah, ini konsultan pengawasannya juga tidak menjalankan Tupoksinya,” ujar Buyung.

Menurut Buyung, Konsultan Pengawas ini kan mendapatkan bagian dari anggaran proyek sebesar 5 persen. Seharusnya, kata dia, pekerjaan di lapangan mendapatkan pengawasan dari konsultan.

“Ini kan di lapangan dikabarkan juga para pekerja yang menjadi korban tidak dilengkapi dengan K3. Nah kalau konsultan pengawasan menjalankan tugasnya saya rasa tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan turap kali Serua dianggarkan melalui dana APBD 2023 sebesar Rp4,8 miliar.

Proyek tersebut, telah memakan 1 korban jiwa dan 5 luka-luka akibat ambrol nya turap lama yang sedang dikeruk. Kasus itu saat ini tengah diselidiki pihak kepolisian. Polisi pun menyebut ada tersangka dalam kasus itu.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments